Helmi adalah seorang anak manusia yang dilahirkan
dari kedua orang tuanya yang juga manusia. Ia memiliki seorang perempuan
yang melahirkannya yang ia panggil sebagai
ibu dan ibunya memiliki seorang laki-laki yang mengistrikannya yang ia
panggil sebagai ayah. Cita-cita terbesar Helmi adalah kembali ke surga setelah
sekian lama terjebak di dunia yang penuh dengan kenistaan ini. Helmi seperti
malaikat yang kehilangan sayapnya sehingga tidak bisa lagi terbang ke surga. Atau
mungkin seperti bidadara yang kehilangan selendangnya saat mandi di sungai
ciliwung. Sepertinya gepeng-gepeng sekitar mencuri selendangnya untuk memenuhi
kebutuhan mereka sehari-hari bukan untuk mencari cinta helmi karena yang
mencuri juga laki-laki namun itulah sebab mengapa kini Helmi terjebak di bumi.
Kejadian itu terjadi tanggal 26 maret 1996 M, jadi kali ciliwungnya masih
jernih. Allah memberikan dua syarat kepada helmi untuk kembali ke surga yaitu
dengan banyak-banyak melakukan kebaikan dan juga harus mati dulu. Percuma helmi
melakukan banyak kebaikan kalau tidak menjalankan syarat yang kedua nanti ia tidak
akan bisa masuk surga.
Helmi hidup
didunia sampai waktu yang tidak diketahuinya. Disaat helmi mulai mengerti dunia
dan sedikit isinya dia mulai mengetahui cara untuk kembali ke surga, yaitu
dengan beribadah yang benar dan mengabdi kepada Allah. Untuk semua itu ia
berguru kepada guru-guru yang berada di sekolah. Sekolah adalah tempat mencari
ilmu dan juga mempelajari cara untuk pergi ke surga. Di sekolah helmi belajar
tentang kejahatan dan kebaikan. Ia bisa pergi ke surga kalau banyak melakukan
kebaikan. Namun dunia yang penuh kenistaan ini menggoda helmi untuk melakukan
kejahatan. Kejahatan adalah lawan dari kebaikan yang akan mempersulit helmi
masuk surga.
Setelah lulus sekolah di Depok, Helmi melanjutkan
kehidupannya di belahan bumi lain yang bernama Tasikmalaya. Dan disana ia akan
mencari kebaikan supaya mudah masuk surga. Ia disana menjadi seorang yang
agamis karena bersekolah disebuah pesantren. Dan dia makin tau bagaimana
caranya beribadah dengan benar untuk makin dekat disisi Allah sehingga ia makin
merindukan kembali ke surga. Disanalah Helmi menjadi seorang santri,
menjalaninya empat tahun dengan perjuangan Dan disana pula bakat helmi makin
terlihat sebagai manusia, tidak hanya dalam hal berorganisasi tapi juga dalam
dunia perfilman.
Dalam berorganisasi Helmi begitu aktif bahkan
dengan kemampuannya dia mampu memimpin organisasi yang digelutinya. Namun ia
lebih memilih menjadi seorang penasihat dibalik singgasana sang raja yang mulia
daripada harus menjadi rajanya. Menurutnya itu lebih mulia daripada harus
menjadi sang raja yang mulia. Dalam perfilm-an Helmi begitu keren sampai semua
orang yang melihat filmnya bergeleng-geleng kepala.
Helmi
Rafi Jayaputra atau yang lebih akrab disapa sebagai ucay adalah manusia yang
tak berhidung dua. Dia sangat baik dan tidak jahat. Dia bernapas untuk
kebaikan. Karena kalo dia jahat dia ditangkep polisi. Polisi itu adalah semacam
manusia yang ditakdirkan Allah untuk menangkap manusia-manusia jahat didunia
dan menghukumnya. Manusia-manusia jahat yang tidak tertangkap biar Allah yang
menghukumnya di akhirat. Karena Helmi
baik, ia disenangi kawan-kawannya didunia nyata. Selain hidup didunia nyata ia
juga hidup didunia maya. Aktif sebagai penulis blogger-blogger ternama. Sangat keren.
Bloggernya ternama. kalo ngga ternama ngga ada namanya. Salah satunya bernama “Helmi
media dakwah”. Setelah masuk pesantren hobinya adalah berdakwah menyampaikan
ajaran-ajaran kebaikan kepada umat Islam dan ia melakukannya tidak diatas
mimbar namun melalui blog-blog yang ia pelihara di dunia maya.
“Helmi bukanlah malaikat” begitulah sebaik-baik
ungkapan saat helmi melakukan keburukan. Batang hidungnya jarang Nampak dimasjid
dan serambinya. Sepertinya ia sedang berkeliaran dilluar sana saat semua santri
sedang bersujud simpuh diatas keramik hitam tanpa sajadah.
“Helmi bukanlah setan” begitulah sebaik-baik
ungkapan saat helmi melakukan kebaikan. Karena tidak selamanya ia melakukan
kejahatan. Karena ia sadar itu membuatnya sulit masuk surga. Dalam kehidupannya
helmi sangatlah baik, dia suka menolong orang lain dan lain-lain. Sebelum kembali
ke surga helmi ingin meninggalkan jejak kebaikan kepada orang-orang yang
terlanjur mencintainya. Ia tidak mau pergi kesurga sebelum orang-orang yang
mencintainya bahagia, jadi ia berlaku baik pada manusia-manusia dibumi ini
bahkan kalau ada manusia diluar bumi pasti ai pun melakukan hal yang sama. Sepertinya
Alien harus tau ini.
Helmi adalah jiwa yang abstrak yang dibalut
daging berkulit kuning langsat dengan kacamata diwajahnya. Dalam hidupnya, Allah
telah menakdirkannya untuk menyamar sebagai seorang manusia. Supaya ia sadar
ternyata masuk surga itu tidaklah mudah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar